Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Italiano
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Srpski (lat)
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Tiếng Việt
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Српски
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
    Communities & Collections
    Research Outputs
    Fundings & Projects
    People
    Statistics
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Italiano
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Srpski (lat)
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Tiếng Việt
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Српски
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Proceedings
  3. Others
  4. Konvensyen Kearifan Nusantara (ARIF)
  5. 2025 ARIF
  6. Keberhasilan Mediator dalam Menyelesaikan Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Pati, Indonesia (Tinjauan Perma No. 1 Tahun 2016)
 
  • Details
Options

Keberhasilan Mediator dalam Menyelesaikan Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Pati, Indonesia (Tinjauan Perma No. 1 Tahun 2016)

Date Issued
2025
Author(s)
Elvira Irfadian Nuril Ulya
Inna Fauziatal Ngazizah
Any Ismayawati
Abstract
Pelaksanaan mediasi dalam perkara perceraian di Indonesia diatur melalui Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2016 sebagai mekanisme strategis untuk mengurangi beban perkara dan memulihkan hubungan sosial para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas mediasi di Pengadilan Agama Pati serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis-empiris dengan analisis data kuantitatif dan kualitatif terhadap laporan mediasi pada tahun penelitian. Hasil menunjukkan bahwa dari 411 perkara yang dimediasi, hanya 3 perkara (0,73%) yang berhasil mencapai kesepakatan, sementara mayoritas berakhir tanpa keberhasilan. Rendahnya tingkat keberhasilan ini disebabkan oleh faktor internal, seperti keterbatasan keterampilan mediator, serta faktor eksternal, seperti resistensi psikologis para pihak dan rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Temuan ini mengimplikasikan perlunya reformulasi strategi mediasi dengan mengintegrasikan pendekatan yuridis dan sosiokultural. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan kompetensi mediator melalui pelatihan intensif, penguatan edukasi hukum kepada masyarakat, serta penerapan penjadwalan mediasi yang fleksibel dan adaptif. Dengan langkah tersebut, mediasi diharapkan dapat berfungsi secara substantif sebagai instrumen penyelesaian sengketa yang efektif dan berkeadilan.
Subjects

mediasi

Pengadilan Agama

perceraian

PERMA Nomor 1 Tahun 2...

efektivitas hukum

mediation

Religious Court

divorce

legal effectiveness

File(s)
Loading...
Thumbnail Image
Name

Keberhasilan Mediator dalam Menyelesaikan Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Pati, Indonesia (Tinjauan Perma No. 1 Tahun 2016).pdf

Size

554.33 KB

Format

Adobe PDF

Checksum

(MD5):fbfbafeff64f3e8d3d502f31edc6c410

Welcome to SRP

"A platform where you can access full-text research
papers, journal articles, conference papers, book
chapters, and theses by USIM researchers and students.”

Contact:
  • ddms@usim.edu.my
  • 06-798 6206 / 6221
  • USIM Library
Follow Us:
READ MORE Copyright © 2024 Universiti Sains Islam Malaysia