Shohib KhoiriSyed Mohammad ChaedarMuhammad Yusry Affandy Md IsaNusairah Binti Ramli2024-05-282024-05-2820232024-1-30Shohib Khoiri1 Syed Mohammad Chaedar2 Muhammad Yusry Affandy Bin Md Isa3 NusairahBinti Ramli (2023). Pemikiran Musa’id Ibn Sulaiman Ath-Thayyar tentang I'jaz 'Ilmi. Journal of Islamic, Social, Economics and Development (JISED), 8 (59), 179 – 1890128-175510.55573/JISED.085915http://www.jised.com/PDF/JISED-2023-59-12-17.pdfhttps://oarep.usim.edu.my/handle/123456789/7689Non-Indexed PublicationPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Musa’id ibn Sulaiman Ath-Thayyar tentang ‘IjazIlmi. Berdasarkan penelian ini maka didapati beberapa fokus pemikirannya tentang ‘Ijaz Ilmi. Pertama tentang persamaan I’jaz ilmi dan tafsir’ilmi. Kedua tentang kesamaan karakteristik tafsirilmi yang telah ada selama ini. Ketiga tentang rambu-rambu yang harus diperhatikan dalam I’jaz ilmi. Penelitian ini menggunakan metodogi kualitatif deskritif. Berdasarkan penelitian tersebut, maka didapati bahwa: Pertama, Ath-Thayyar berpendapat tidak ada perbedaan antara I’jaz ilmi dan tafsir ilmi. Dalam pandangannya, I’jaz ilmi sama dengan I’jaz ghaibi. Kedua, salah satu karakteristik tafsir ilmi yang sering terjadi selama ini adalah pencocokan ayat-ayat tentang semestadengan teori sains yang cenderung dipaksakan. I’jaz ilmi dalam pandangannya berdiri di atas dugaan dan kemungkinan, bukan kepastian yang mutlak kebenarannya. Ketiga, Ath-Thayyar menambahkan beberapa poin penting dalam rambu-rambu yang harus diperhatikan dalam I’jaz ilmi selain yang sudah banyak dibahas oleh para pemerhati tafsir ilmi diantaranya adalah menjadikan tafsir salaf sebagai tolak ukur kebenaran tafsir sains, artinya pernafsiran sains tidak boleh bertentangan dengan tafsir salafmsI'jaz ilmitafsir ilmiMusa'id ibn Sulaiman Ath-ThayyarcharacteristicssciencePemikiran Musa’id Ibn Sulaiman Ath-Thayyar Tentang I'jaz 'IlmiMusa'id Ibn Sulaiman Ath-Thayyar's Thoughts on I'jaz 'Ilmitext::journal::journal article179189859